Senin, 6 Juli 2026 penyerang Norwegia, Alexander Sorloth, menjadi perbincangan hangat setelah sebuah momen dalam pertandingan Piala Dunia 2026 memicu kritik dari para penggemar. Ia disorot karena memilih menyelesaikan peluang sendiri dibandingkan mengoper bola kepada Erling Haaland yang dinilai berada dalam posisi lebih menguntungkan.
Insiden tersebut terjadi saat Norwegia tengah membangun serangan berbahaya. Dalam tayangan ulang, Haaland terlihat bergerak bebas di area penalti dan siap menerima umpan. Namun, Sorloth memutuskan melakukan tembakan, yang akhirnya gagal menghasilkan gol.
Keputusan itu langsung memancing reaksi di media sosial. Banyak suporter menilai Sorloth seharusnya mengutamakan peluang terbaik bagi tim dengan mengirim umpan kepada Haaland. Beberapa warganet bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai salah satu momen yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
Di sisi lain, tidak sedikit pula yang memberikan pembelaan. Mereka menilai situasi di lapangan berlangsung sangat cepat sehingga seorang penyerang harus mengambil keputusan dalam hitungan detik. Dalam kondisi seperti itu, pilihan untuk menembak sendiri dinilai masih dapat dipahami.
Terlepas dari kontroversi tersebut, Norwegia tetap menegaskan pentingnya kebersamaan di dalam skuad. Staf pelatih disebut tidak ingin satu momen menjadi bahan perdebatan berkepanjangan yang dapat mengganggu fokus tim menjelang pertandingan berikutnya.
Haaland sendiri tidak menunjukkan reaksi berlebihan atas insiden itu. Sang striker tetap memberikan dukungan kepada rekan setimnya dan menegaskan bahwa seluruh pemain memiliki tujuan yang sama, yaitu membawa Norwegia melangkah sejauh mungkin di Piala Dunia 2026.
Sorloth juga terus mendapat kepercayaan dari tim pelatih berkat kontribusinya dalam membangun serangan. Meski tidak selalu mencatatkan gol, pergerakan dan kemampuannya membuka ruang dinilai tetap menjadi bagian penting dari permainan Norwegia.
Insiden tersebut menjadi pengingat bahwa setiap keputusan di lapangan dapat menjadi sorotan besar, terutama pada fase krusial turnamen. Kini, Norwegia berharap dapat mengalihkan perhatian dari kontroversi tersebut dan kembali fokus menghadapi tantangan berikutnya dalam perburuan prestasi di Piala Dunia 2026.





